Minggu, 04 Januari 2009

MOLUSCA

SERBA-SERBI DUNIA MOLUSCA
 Morfologi
Moluska berasa dari bahasa latin yaitu mollus yang berarti lunak. Oleh karena itu ciri utama hewan yang tergolong filum ini tubuhnya lunak, pada bagian anterior terdapat kepala, kaki terletak di bagian ventral, dan bagian dorsal berisi organ-organ visceral. Anggota filum molluska antara lain remis, tiram, cumi-cumi, octopus dan siput. Berdasarkan kelimpahan spesiesnya, molluska memiliki kelimpahan spesies terbesar disamping anthropoda (Kastawi, 2003: 181)
Menurut brotowijoyo (1996:111), molluska bertubuh lunak, non metameris, pada dasarnya bersifat bilateral simetris, dan terbungkus dalam rumah berkapur yang berasal dari sekretnya sendiri.
 Bekicot
Siput darat atau Achatina tercakup di dalam sub clasis pulmonata dari claiss gastropoda yang merupakan kelompok mollusca yang sangat besar. Siput darat berbeda dengan gastropoda slainnya, pertama, dalam hal pernapasan, ia sudah tidak memiliki Ctenidia, yaitu semacam insang dan fungsinya telah diganti oleh bagian pillium yang tipis dan kaya dengan pembuluh pembuluh kapiler-kapiler darah, kedua mengenai system nervosium, ganglia yang utama terkkumpul membentuk bangunan serupa cincin mengelilingi esgophagus, tanpa jaringan pengikat di dalamnya (Radiopoetro, 1996: 354)
Menurut Suwignyo (2005: 132), Bentuk cangkang siput pada umumnya seperti kerucut dari tabung yang melingkar seperti konde. Puncak kerucut merupakan bagian yang tertua, disebut apex. Sumbu kerucut disebut columella. Gelung terbesar disebut body whorl dan gelung kecil-kecil di atasnya disebut spire. Di antara bibir dalam dan gelung terbesar terdapat umbilicus, yaitu ujung culumella yang berupa celah sempit sampai lebar dan dalam. Apabila umbilicus tertutup, maka cangkang disebut imperforate.



Cumi-Cumi
Tubuh cephalopoda memanjang menurut sumbu dorsoventral, berbeda dengan sumbu molluska pada umumnya yang memanjang menurut sumbu antero-posterior. Cephalopoda tidak mempunyai bentuk kaki yang lebar dan datar seperti halnya moluska lain, bagian anterior kaki embrio cephalopoda tumbuh menjadi serangkain tangan atau tentakel yang mengelilingi mulut, dan bagian posteriornya membentuk corong berotot pada bagian rongga mantel (Suwignyo, 2005: 164)

 Klasifikasi
 Cumi-cumi
Klasifikasi cumi-cumi adalah sebagai berikut :
Nama latin : Loligo peali
Phylum            Moluska
Kelas                Cephalopoda
Ordo                Teuhoidea
Famili              Loginidae
Genus              Loligo
Species             Logilo Pealii
(Sarwojo, 2005: 1)
Bekicot
Klasifikasi bekicot adalah sebagai berikut :
Nama latin : Achatina fulica
Phylum Molluska
Kelas Gastropoda
Ordo Pulmonata
Famili Achanidae
Genus Achatina
Species Achatina fulica
(Kastawi, 2003: 196)



Habitat
Bekicot
Kelas filum mollusca yang terbesar adalah Gastropoda yang memiliki lebih dari 40.000 species yang hidup, sebagian besar gastropoda adalah hewan laut, tetapi banyak juga sepesies air tawar. Bekicot dan Slug telah beradaptasi dengan lingkungan darat (Campbel, 1999:224)
Menurut Brotowijoyo (1996: 142), Gastropoda hidup dalam ruang bungkal yang terdapat radula. Gastropoda juga hidup di air tawar dan darat.
 Cumi-cumi
Molluska yang termasuk kelas cephalopoda antara lain cumi-cumi, gurita dan Nauitilus yang semuanya hidup dilaut (Suwignyo, 2005:164)
Menurut Anonymous (2005), cumi-cumi kemungkinan hidup di air dalam selama musim dingin, tetapi sekitar bulan Mei dia memasuki air dangkal untuk menetaskan telurnya.

3 komentar:

kucell mengatakan...

Aslmkm..Wah trimaksh bnyX, stlah saya menemukan blog ne saya baca artikel na, eh ternyta sngat membantu sekali pd saat saya menylesaikn laporn praktikum.....

lucky mbem mengatakan...

kalo blh tw km apa anak uin mlg? tak lupa jg aku ucapkan makasih blog nya bisa aku jadiin bacaan ku.... thnkssssssss

shami mengatakan...

assalamu'alaikum...
terima kasih..
karna blog anda membantu saya dalam menyusun laporan praktikum.
terus berkarya, n tetap semangat...
semoga succes...
amiin...